Obat Generik?
Dua hari berturut-turut–hari ini dan kemarin–Harian Kompas menempatkan harga obat sebagai head-line berita, disamping isu Pansus Century yang memasuki babak akhir. Kompas menyebutkan walaupun Menteri Kesehatan telah mengeluarkan peraturan yang mengharuskan penggunaan obat generik kepada pasien yang dirawat di RS Pemerintah (RSUD, Puskesmas, dll), tetapi kenyataannya tidak banyak yang mengikuti. Para dokter dan RS masih banyak yang menggunakan obat bermerk dan patent.
Akibatnya pembiayaan orang yang berobat atau dirawat di RS menjadi tinggi (mahal). Peraturan itu sebenarnya dimaksudkan untuk menjawab tantangan kemahalan tersebut.