Jalan Berliku Mengembalikan Daulat Rakyat

Solo – Pada akhirnya Presiden SBY mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, disingkat Perppu tentang Pilkada Langsung. Perppu ini disebutkan jauh lebih lengkap dari UU tentang hal yang sama sebelumnya yang diusulkanan Fraksi Demokrat “Pilkada Langsung dengan 10 Perbaikan”, yang ditolak menjadi salah satu opsi, dan menjadi kontroversi karena fraksi ini memilih walk out waktu pengambilan keputusan pada Sidang Paripurna DPR Pengesahan UU Pilkada Tidak Langsung.

Continue reading

Lokakarya Pembangunan Pariwisata Nias: MoU Kerjasama Bupati/Walikota se Kepulauan Nias dan Nota Kesepakatan Kementerian dan Bupati/Walikota Ditanda-tangani

Gunung Sitoli-Nias – Dalam Lokakarya Pembangunan Pariwisata Nias, yang dilaksanakan pada tanggal 17-18 Juni 2014, ditanda-tangani dua dokumen, yaitu Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Lima Kepala Daerah se Kepulauan Nias tentang Kerjasama Antar Daerah Pembangunan Pariwisata Nias sebagai prioritas pembangunan daerah; dan Nota Kesepakatan antara Tiga Kementerian dan Lima Kepala Daerah Kepulauan Nias tentang Dukungan dan Fasilitasi terhadap Nota Kesepahaman antar Kepala Daerah se Kepulauan Nias. Tiga Kementerian yang menandatangani Nota Kesepakatan tersebut adalah Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan. Ketiga pejabat kementerian ini hadir dan sekaligus menjadi narasumber nasional dalam lokakarya tersebut.

Briefing Final Draft Nota Kesepahaman dan Nota Kesepakatan dalam Rapat SC bersama Bupati/Walikota dan Staf Kemenparekraf

Briefing Final Draft Nota Kesepahaman dan Nota Kesepakatan dalam Rapat SC bersama Bupati/Walikota dan Staf Kemenparekraf

Continue reading

Tiga Event Bulan September Berlangsung Sukses

Solo – Pada bulan September yang lalu, tiga event besar yang dikoordinasikan penulis sebagai Ketua Panitia Pengarah (SC-steering committee) berlangsung sukses. Masing-masing dari ketiga event tersebut berlangsung hampir setiap minggu pada bulan tersebut. Butuh pengorganisasian sumber daya yang efisien, kerjasama tim yang solid dan jejaring yang kuat.

1. Sarasehan Pariwisata dan Atraksi Budaya Nias

Group Tari Yaahowu

Kelompok Tari Yaahowu Sebelum Beraksi

Event ini adalah upaya dan fasilitasi yang dikoordinasikan Masyarakat Jateng-DIY, yaitu Ikatan Keluarga Nias (IKN) Yogyakarta, Ikatan Keluarga Ono Niha (IKAONI) Salatiga, Orudua Nono Niha Surakarta (ONIS) Surakarta dan Permufakatan Masyarakat Ono Niha (FAMONI) Semarang serta komunitas Nias di berbagai kota di Jawa Tengah, untuk mengkaji peluang dan tantangan Sektor Pariwisata menjadi lokomotif pembangunan di Kepulauan Nias. Hingga saat ini, belum dirumuskan sektor unggulan sebagai lokomotif pembangunan selama ini di Kepulauan Nias, potensi obyek wisata sebagai daya tarik wisatawan berkunjung sangat beragam dan popular, baik lokal, nasional dan internasional, dan sektor pariwisata berhasil menjadi urutan ketiga penghasil devisa negara secara nasional, selain minyak dan gas bumi, dan kelapa sawit.

Continue reading

Pernik Atraksi Budaya Nias di Solo

Image

Alat Musik Tradisional Mengiringi Tari Budaya

Solo – Akhirnya pertunjukan budaya Nias berhasil dilaksanakan pada hari Minggu, 8 Mei 2013 di Plaza Sriwedari Solo. Pertunjukan ini mengambil momen Car Free Day (CFD) pada setiap hari Minggu, memberikan kesempatan kepada publik Solo dan sekitarnya menikmati atraksi budaya secara gratis.

Atraksi ini merupakan rangkaian kegiatan Sarasehan yang diselenggarakan Komunitas Nias di Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY), yang mengusung tema “Membangun Kepulauan Nias Menjadi Daerah Tujuan Utama Wisata Kawasan Barat Indonesia”.

Continue reading

Menyongsong Munas VIII Pelkesi di Palangkaraya

Solo – Pada tanggal 17 September 2013 Pelkesi (Persekutuan Pelayanan Kristen Untuk Kesehatan di Indonesia) menyelenggarakan “hajatan” nasional yaitu Musyawarah Nasional (Munas) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Hajatan ini adalah yang kedelapan sejak organisasi ini dideklarasikan pada tahun 1983 di Balige Sumatera Utara. Penyelenggaraan Munas Pelkesi di Kota Palangkaraya pada saat ini adalah juga pertama kali sejak berdiri. Selama ini, Munas dilaksanakan secara bergantian di Sulawesi Utara, Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat atau di Jakarta. Akan tetapi sejak Munas terakhir pada tahun 2008, dan dilanjutkan Munas pada tahun 2013, hajatan ini mulai bergeser dari poros tersebut, yaitu di Medan Sumatera Utara (tahun 2008) dan sekarang di Palangkaraya Kalimantan Tengah (2013). Pertimbangan pelaksanaan acara ini pada poros itu, adalah konsentrasi keberadaan Unit Kesehatan Kristen (UPK), yang secara alami baru-membahu berbagi sumber daya, yaitu personil kepanitiaan dan pembiayaan untuk event lima-tahunan ini. Walaupun di Palangkaraya, hanya memiliki 2 UPK balai kesehatan (klinik), tetapi dukungan penuh dari Sinode Gereja Kristen Evangelis dan dan UPK lain di Wilayah II (meliputi DKI, Jabar, Lampung dan Kalimantan Tengah), Munas kali ini dari sisi penyelenggaraan bisa dipastikan akan berjalan dengan baik.

Continue reading

Design a site like this with WordPress.com
Get started