Pengakuan Prinsip Pengorganisasi Masyarakat

  1. Come to the people (datangi masyarakat)
  2. Stay with the people (tinggal bersama masyarakat)
  3. Learning from the people (belajar dari masyarakat)
  4. Plan together with the people (berencana bersama masyarakat)
  5. Not to teach but sharing experiences (bukan menggurui tetapi berbagi pengalaman)
  6. Start from the people knows (mulailah dari yang masyarakat ketahui)
  7. Visualise the presentation (presentasi disertai dengan contoh konkrit)
  8. Not case by case but find the pattern (bukan kasuistis tetapi menemukan pola)
  9. Not partial but comprehensive (bukan sepotong-sepotong tetapi menyeluruh)
  10. Not repair but systemic (bukan tambal sulam tetapi bersistim)
  11. Not relief but release (bukan memberi sedekah/derma  tetapi memandirikan)
  12. Not to satisfy but to renew (Bukan menyenangkan tetapi membaharui)
  • Sumber: Materi Pelatihan

Geli Kawan Berseberangan, ingin Konsultasi: Mengapa?

Solo – Dulu dalam salah satu organisasi komunitas Nias Barat terjadi perbedaan “tajam” dalam Munas. Salah seorang kawan yang berseberangan, menggunakan berbagai media, termasuk dunia maya pada ssat itu, sekarang ini ingin berkonsultasi dan merajut persahabatan tentang masa depannya. Agak geli, aku rasakan, mestinya konsultasi itu dilakukan kepada figur yang mereka tokohkan. Kenyataannya tidak. Bisa jadi, upaya yang dilakukan kawan ini, melekat pada dirinya sebagai “politisi”. Di bidang ini, berlaku aksioma “tidak ada permusuhan abadi, yang ada hanya kepentingan”.

Continue reading

Refleksi Sebuah Pengakuan Kiprah Pelkesi

Jakarta – Pada hari Jumat lalu, 3 Desember 2010, saya menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari AIDS se-dunia di Istana Wakil Presiden. Undangan acara ini dilayangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

Saya menghadiri acara ini mewakili Pelkesi (Persekutuan Pelayanan Kristen Untuk Kesehatan di Indonesia). Undangan ini pasti didistribusikan atau disampaikan Kemenkes karena Pelkesi memiliki domain mandat di bidang kesehatan masyarakat.

Continue reading

Pernik Deklarasi Perkumpulan Senior GMKI di Makassar

Jakarta – Pada hari Sabtu tanggal 27 November 2010, di dalam Kongres-32 GMKI di Makassar dideklarasikan Perkumpulan Senior GMKI melalui Temu Senior (nasional)–yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 November 2010. Deklarasi ini diikuti pemilihan dan pengangkatan Pengurus Nasional Perkumpulan (disebut Pengurus Peralihan), dikoordinasikan oleh Rekson Silaban, Ketua Umum (Pematang Siantar) dan F. Nefos Daeli, Sekretaris Jenderal (Yogyakarta) bersama-sama dengan fungsionaris lain, yaitu: Ketua: Marim Purba (Bandung), Octolin Hutagalung (Bandung), Alphinus Kambodji (Malang), Edward Tanari (Makassar), Firman Jaya Daeli (Yogyakarta). Sekretaris: Jeirry Sumampow (Jakarta), Yusmic Daniel Foekh (Kupang). Bendahara Umum: Viktor Sirait (Bandung), Bendahara, Christine Hutabarat (Jakarta). Deklarasi dan pembentukan Pengurus Peralihan diangkat dalam Surat Keputusan Kongres ke-32.

Continue reading

Aku Juga Korban Merapi

Jakarta – Gempa vulkanik Merapi, tidak hanya menimpa warga masyarakat sekitar: Yogyakarta, Magelang, Klaten, Boyolali, tetapi saya juga. Sudah hampir 3 jam menunggu di Bandara Soekarno Hatta, belum juga boarding. Di Desk Lion Gate 6, dipampang tulisan, “karena abu vulkanik gempa Merapi, penerbangan di
Solo ditunda, menunggu kondisi faktual dari Bandara Adi Sumarmo Solo.

Continue reading

Design a site like this with WordPress.com
Get started