Archive for the ‘ Personal ’ Category

Menjajal Moda Transportasi Jakarta

Jakarta – Harian Kompas hari ini (8/4/2012) memuat dan mengulas berita “Kelas Menengah: Mengejar Kereta” dan halaman 13 heading Kehidupan “Bersiasat Menembus Belantara Jakarta”. Berita ini menceritakan pengalaman masyarakat menggunakan moda transportasi di Jakarta sebagai alternatif transportasi berpergian yang efisien dan efektif terhadap kemacetan. Sebagian pengguna ini adalah kelas menengah (manager dan eksekutif) yang bekerja di Jakarta, tetapi tinggal di daerah “pinggiran” pemukiman baru, di luar Jakarta. Para pengguna ini tidak ingin menghabiskan waktu di jalan dan tekanan–seperti berebutan jalan dengan kendaraan lain, keserempet dengan kendaraan lain, dll.–selama dalam perjalanan karena kemacetan tetapi pada waktu bersamaan tetap melaksanakan kegiatan di kantor.

Continue reading

Jumpa Teman Atmoko, mantan Kecab Surabaya Setelah Hampir 20 Tahun Berpisah

Teman lama dari SurabataYogyakarta – Di Kantor Pusat UGM Yogyakarta, aku bertemu dengan Atmoko, mantan Ketua GMKI Cabang Surabaya. Kami tidak pernah jumpa setelah periode kepengurusan berakhir. Terakhir kami jumpa ketika Kongres GMKI diselenggarakan di Bandung dan Jayapura.

Continue reading

Bersama Keluarga Natalan di Bandung

Geli Kawan Berseberangan, ingin Konsultasi: Mengapa?

Solo – Dulu dalam salah satu organisasi komunitas Nias Barat terjadi perbedaan “tajam” dalam Munas. Salah seorang kawan yang berseberangan, menggunakan berbagai media, termasuk dunia maya pada ssat itu, sekarang ini ingin berkonsultasi dan merajut persahabatan tentang masa depannya. Agak geli, aku rasakan, mestinya konsultasi itu dilakukan kepada figur yang mereka tokohkan. Kenyataannya tidak. Bisa jadi, upaya yang dilakukan kawan ini, melekat pada dirinya sebagai “politisi”. Di bidang ini, berlaku aksioma “tidak ada permusuhan abadi, yang ada hanya kepentingan”.

Continue reading

Aku Juga Korban Merapi

Jakarta – Gempa vulkanik Merapi, tidak hanya menimpa warga masyarakat sekitar: Yogyakarta, Magelang, Klaten, Boyolali, tetapi saya juga. Sudah hampir 3 jam menunggu di Bandara Soekarno Hatta, belum juga boarding. Di Desk Lion Gate 6, dipampang tulisan, “karena abu vulkanik gempa Merapi, penerbangan di
Solo ditunda, menunggu kondisi faktual dari Bandara Adi Sumarmo Solo.

Continue reading

Design a site like this with WordPress.com
Get started