Archive for the ‘ Gereja ’ Category

Semua Serba Kebetulan: Lembaga Senior

Solo – Upaya pelembagaan Forum Senior GMKI bergulir begitu cepat, diawali pada pertemuan atau lebih tepat reuni senior “muda”, karena sebagian besar dihadiri senior umur 40-an ke bawah di Jatiwaringin pada tahun 2010. Konon menurut cerita, beberapa Kongres secara intens membahas pelembagaan itu, bahkan juga telah dibentuk Panitia atau Tim untuk mengakselarasi dan merancang lembaga itu. Akan tetapi pertemuan di Jatiwaringin tidak dimaksudkan sebagai bagian dari pembahasan intens itu, walau mungkin hasil aihirnya sama. Pertemuan Jatiwaringin diorganisasikan dan berlangsung sangat informal, tidak ada panitia, tidak ada draft paper bahasan, masing-masing mengambil bagian dan inisiatif. Ada yang membawa makanan, minuman, dan buah-buahan atau menyumbang apa saja.

Saya hadir pada reuni itu. Setelah puluhan tahun tidak bertemu dengan kawan-kawan mantan pengurus dan aktivis periode 80-an di GMKI, bahkan juga dari Yogyakarta, reuni ini memberi nuansa baru dan penyegaran dari kesibukan pekerjaan rutin dan kesumpekan Jakarta dengan segala permasalahannya. Sejak tahun 2004 saya bekerja di Pelkesi Jakarta karena penugasan dari Yakkum (sharing of resources). Sebagian dari aktivis itu era 80-an itu bekerja dan tinggal di sekitar Jakarta (Jabodetabek) juga. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk berkangen ria, cerita masa-masa aktif di GMKI. Tidak berpikir atau merancang hal-hal yang mungkin bisa dikerjakan ke depan. Karena itu saya juga mengambil inisiatif menginformasikan pertemuan itu kepada kawan-kawan yang dulu bersama aktif di GMKI dari Wilayah Jateng-DIY, tetapi sekarang tinggal di Jabodetabek. Beberapa diantaranya Pupung, Lina Sitompul (dahulu dari Cabang Purwokerto), Edwin, Joko, dkk (dari Cabang Yogyakarta). Teman-teman ini sering kontak melalui telepon ataupun SMS, tetapi untuk “jumpa-darat” sangat susah pada hari-hari biasa karena jarak dan waktu yang tidak bersesuaian dengan kesibukan kerja dan aktivitas keluarga. Hanya melalui kegiatan seperti ini, keinginan ini dapat terpenuhi.

Continue reading

Konsolidasi Perkumpulan Senior Cabang Mamasa

Jakarta – Hari ini berjumpa dengan Pengurus “Perkumpulan” Cabang Mamasa di Jakarta. Pertemuan ini adalah tindak lanjut konsolidasi–pembentukan–cabang di kabupaten/kota setelah dideklarasikan di Makassar tahun 2010 dan Rakernas 2011.

Pada pertemuan itu yang antara lain dihadiri Victor Paotonan (Ketua), Yohanes dkk., dan dari Pengurus Nasional (Jeirry Sumampouw dan saya sendiri), berbagi perkembangan perkumpulan senior secara nasional dan cabang Mamasa. Diceritakan situasi terakhir yang sudah kondusif di Mamasa, setelah keputusan MA terhadap kepemimpinan di kabupaten tersebut.

Segera setelah SK kepengurusan diterima, konsolidasi segera dilaksanakan, antara lain melalui audiensi kepada Pimpinan Sinode Gereja Toraja Mamasa (GTJ) berkenaan dengan kehadiran para senior yang sudah terorganisasi di Mamasa, yang akan mengambil bagian di dalam kehidupan gereja dan masyarakat.

Kepengurusan ini difasilitasi oleh Jeirry Sumamampouw yang selalu membangun kontak dengan senior di Mamasa.

Dalam pertemuan ini, kami menyegarkan kembali motivasi kehadiran “perkumpulan” dan sistem organisasi yang hendak dibangun ke depan. Tiga motivasi dasar, yaitu membangun persekutuan, mengembangkan sharing of competence dan merevitalisasi keterlibatan senior di gereja, masyarakat dan bangsa. (***)

Foto Civitas GMKI dan Senior pada Deklarasi Forum Alumni Cipayung pada tanggal 25 Jan 2012

image

Presentasi Proposal Penanggulangan TB

Bogor – Direktorat TB Kemenkes RI sebagai authorized Principal Recipient Dana Hibah Global Fund (GF) mengajaka organisasi masyarakat sipil (civil society organization) mengambil bagian dalam penanggulangan TB di Indonesia.

Kasus TB di Indonesia relatif tinggi yang berasosiasi dengan kemiskinan dan pendidikan rendah. Itulah sebabnya Global Fund mengambil bagian untuk menurunkan kasus ini, bersama dengan penyakit lainnya, yaitu malaria dan HIV AIDS. Tiga penyakit yang disupport pendanaannya untuk ditanggulangi dikenal dengan nama ATM (AIDS, TB dan Malaria).

Continue reading

Lokakarya Tips dan Tricks Masuk Dunia Kerja untuk Anggota GMKI

Jakarta – Pada hari Jumat, 1 Juli 2011 yang lalu, diselenggarakan Lokakarya Tips dan Tricks Masuk dunia kerja di Hotel Blue Sky Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Perkumpulan Senior GMKI memfasilitasi anggota GMKI masuk dunia kerja. Dengan itu pula, bisa juga menjadi model untuk membangun hubungan dan posisi hubungan kelembagaan Senior dan GMKI.

Dalam beberapa pembicaraan disimpulkan, output GMKI, termasuk senior–anggota yang dua tahun telah menyelesaikan kuliah selama–belum siap memasuki dunia kerja yang nyata. Bahkan tidak jarang gagal seleksi pada tahap awal. Kendala utama pada seleksi tahap awal, yaitu administrasi (index prestasi), menulis surat lamaran, wawancara dan tes psikologi. Ini tahap yang krusial.

Saya percaya bahwa anggota (senior) GMKI, yang bila telah diterima pada suatu institusi atau perusahaan bisa “bersaing” dengan karyawan lain. Bahkan dalam banyak kasus, anggota GMKI cukup menonjol. Karena pada waktu aktif di GMKI telah ditempa dengan berbagai faktor: insight (spiritualitas), kepemimpinan, ketrampilan manajerial, problem solving, dll. Bahkan kemampuan bertahan dalam kondisi susah dan semangat berjuang, sudah didapatkan ketika aktif di GMKI. Istilah atau sebutan untuk kemampun dan karakter seperti ini adalah complementary university.

Akan tetapi bila menggunakan persyaratan atau indikator rekrutmen adalah IP (index prestasi) dan bahasa Inggiris, tidak jarang anggota keteteran. Kemampuan membagi waktu antara intra kurikuler dan esktra kurikuler, menyebabkan banyak anggota GMKI memiliki IP sedang (moderate) dalam skala 0-4.

Karena itu disamping memperbaiki upaya memenuhi persyaratan seleksi (IP dan bahasa Inggiris), ada baiknya bila anggota juga dibekali dengan tips dan tricks bila “bertarung” dalam seleksi masuk dunia kerja. Lokakarya ini dimaksudkan untuk itu. (***)

Design a site like this with WordPress.com
Get started