Archive for the ‘ GMKI ’ Category

Sarana Mobilitas Aktivis GMKI Yogyakarta

image

Another Side of Friendship: Breakfast at Warung Timlo Sastro, Pasar Gede Solo

Solo – Sarapan pagi di RM Timlo Sastro, Pasar Gede Solo. Sisi lain dari persahabatan. Gambar tampak: Nefos, Arni, Henny dan Rendy Van Dachi (kiri ke kanan) ***

Persahabatan: Masa Depan Bersama

Solo – Selama dua hari–kemarin dan hari ini (Senin dan Selasa)–saya menemani 4 orang aktivis GMKI, yang sedang bersama liburan di Kota Solo.

Sebagaimana umumnya “back-packers”, teman aktivis, yaitu Renhard, Henny, Rendy dan Arnis membawa perlengkapan travelling secara ringkas dan efisien: rangsel, mobile phone, camera, dan perlengkapan. Semua dimuat dalam rangsel yang mobile.

Continue reading

Donasi Jamsostek Untuk Pertemuan Raya Senior: Resmi

Solo – Kompas.com memberitakan pada tanggal 31 Mei 2012 memuat pengamatan Pemantau BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) atau BPJS Watch dalam siaran pers, yang antara lain menyebutkan Jamsostek menyumbang kegiatan publik yang tidak ada kaitan langsung dengan tujuan peningkatan kesejahteraan peserta Program Jamsostek. Salah satu lembaga yang mendapatkan donasi itu adalah Perkumpulan Senior GMKI.

Berita ini tentunya mendapat reaksi publik dan komunitas Senior GMKI. Melalui jejaring sosial dan juga smart handphone (Blackberry), isu ini ramai didiskusikan. Tidak sedikit yang tidak-mempermasalahkan, walau ada juga yang mempersoalkan. Bila tidak dikelola dengan baik, berita ini, termasuk dari Perkumpulan Senior GMKI, bisa bergerak kemana-mana, bahkan bisa mengurangi laju konsolidasi Senior yang sedang digalakkan setelah Deklarasi dan Pertemuan Raya beberapa waktu lalu.

Continue reading

Semua Serba Kebetulan: Lembaga Senior

Solo – Upaya pelembagaan Forum Senior GMKI bergulir begitu cepat, diawali pada pertemuan atau lebih tepat reuni senior “muda”, karena sebagian besar dihadiri senior umur 40-an ke bawah di Jatiwaringin pada tahun 2010. Konon menurut cerita, beberapa Kongres secara intens membahas pelembagaan itu, bahkan juga telah dibentuk Panitia atau Tim untuk mengakselarasi dan merancang lembaga itu. Akan tetapi pertemuan di Jatiwaringin tidak dimaksudkan sebagai bagian dari pembahasan intens itu, walau mungkin hasil aihirnya sama. Pertemuan Jatiwaringin diorganisasikan dan berlangsung sangat informal, tidak ada panitia, tidak ada draft paper bahasan, masing-masing mengambil bagian dan inisiatif. Ada yang membawa makanan, minuman, dan buah-buahan atau menyumbang apa saja.

Saya hadir pada reuni itu. Setelah puluhan tahun tidak bertemu dengan kawan-kawan mantan pengurus dan aktivis periode 80-an di GMKI, bahkan juga dari Yogyakarta, reuni ini memberi nuansa baru dan penyegaran dari kesibukan pekerjaan rutin dan kesumpekan Jakarta dengan segala permasalahannya. Sejak tahun 2004 saya bekerja di Pelkesi Jakarta karena penugasan dari Yakkum (sharing of resources). Sebagian dari aktivis itu era 80-an itu bekerja dan tinggal di sekitar Jakarta (Jabodetabek) juga. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk berkangen ria, cerita masa-masa aktif di GMKI. Tidak berpikir atau merancang hal-hal yang mungkin bisa dikerjakan ke depan. Karena itu saya juga mengambil inisiatif menginformasikan pertemuan itu kepada kawan-kawan yang dulu bersama aktif di GMKI dari Wilayah Jateng-DIY, tetapi sekarang tinggal di Jabodetabek. Beberapa diantaranya Pupung, Lina Sitompul (dahulu dari Cabang Purwokerto), Edwin, Joko, dkk (dari Cabang Yogyakarta). Teman-teman ini sering kontak melalui telepon ataupun SMS, tetapi untuk “jumpa-darat” sangat susah pada hari-hari biasa karena jarak dan waktu yang tidak bersesuaian dengan kesibukan kerja dan aktivitas keluarga. Hanya melalui kegiatan seperti ini, keinginan ini dapat terpenuhi.

Continue reading

Design a site like this with WordPress.com
Get started