Solo – Pada tanggal 17 September 2013 Pelkesi (Persekutuan Pelayanan Kristen Untuk Kesehatan di Indonesia) menyelenggarakan “hajatan” nasional yaitu Musyawarah Nasional (Munas) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Hajatan ini adalah yang kedelapan sejak organisasi ini dideklarasikan pada tahun 1983 di Balige Sumatera Utara. Penyelenggaraan Munas Pelkesi di Kota Palangkaraya pada saat ini adalah juga pertama kali sejak berdiri. Selama ini, Munas dilaksanakan secara bergantian di Sulawesi Utara, Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat atau di Jakarta. Akan tetapi sejak Munas terakhir pada tahun 2008, dan dilanjutkan Munas pada tahun 2013, hajatan ini mulai bergeser dari poros tersebut, yaitu di Medan Sumatera Utara (tahun 2008) dan sekarang di Palangkaraya Kalimantan Tengah (2013). Pertimbangan pelaksanaan acara ini pada poros itu, adalah konsentrasi keberadaan Unit Kesehatan Kristen (UPK), yang secara alami baru-membahu berbagi sumber daya, yaitu personil kepanitiaan dan pembiayaan untuk event lima-tahunan ini. Walaupun di Palangkaraya, hanya memiliki 2 UPK balai kesehatan (klinik), tetapi dukungan penuh dari Sinode Gereja Kristen Evangelis dan dan UPK lain di Wilayah II (meliputi DKI, Jabar, Lampung dan Kalimantan Tengah), Munas kali ini dari sisi penyelenggaraan bisa dipastikan akan berjalan dengan baik.
Continue reading →