Merancang Harus Konseptual: Deduktif dan Induktif
Jakarta – Dua kerangka atau model berpikir di dalam merancang suatu event–apalagi event yang menghasilkan kebijakan atau keputusan strategis–yaitu deduksi dan induksi. Di dalam model deduktif, hal-hal yang umum (konseptual) di breakdown atau di elaborasi ke hal-hal yang spesifik. Sedangkan model induksi adalah sebaliknya. Model kerangka berpikir itu penting agar percakapan dan diskusi lebih terarah, efektif dan efisien.
Di dalam berpikir secara deduktif, disain event dimulai dari tema dan sub tema event, baru dielaborasi ke dalam bentuk kegiatan, sarana pendukung, sumber daya yang diperlukan dan peserta yang terlibat. Tanpa pemikiran demikian, event bergerak tanpa arah, dan kelihatan parsial. Keutuhan pemikiran terhadap event tersebut kelihatan dalam tema dan sub tema tersebut.