Jumpa Yani Suchiyar, Sobat lama waktu kuliah

Jakarta – Pada hari minggu (13/6/2010), saya ketemu dengan Yani Suchiyar, teman kuliah di Fakultas Tambang UPN “Veteran” Yogyakarta. Kami sudah lama tidak jumpa, terakhir menjelang penulisan skripsi dan studi lapangan. Setelah itu kami seolah “jalan-sendiri”.

Pria ini tidak berubah bawaannya, termasuk fisik dan rambut hingga sekarang. Dia sekarang bekerja di Dinas Pertambangan Propinsi NTT, dan pada waktu itu, sedang bertugas di Jakarta. Hal lain yang tidak berubah adalah solidaritas kepada teman2. Dia bercerita beberapa kawan, yang belum mapan, dan ingin mengembangkan diri, diundang berkiprah di Kupang dan NTT. Potensi bahan tambang, khususnya biji mangan sangat banyak banyak disana. Dia memiliki referensi dan nomor kontak kawan-kawan.

Awal tahun ini mulai kontak melalui telepon, setelah sekian puluh tahun tidak jumpa. Kontak dan perjumpaan ini difasilitasi jaringan-sosial “facebook”, melalui Erfan (sekarang tingg di Jember). Melalui kontak2 dari teman yang satu ke teman lain, akhirnya ketemu nomor HP, bisa berkomunikasi melalui hp dan SMS. Kami bertukar cerita pada saat itu. Dan ketika dia memberitahu, sedang berada di Jakarta, saya tidak membuang waktu, menemuinya di hotel. Lega dan senang bisa jumpa kembali.

Kami bercerita keadaan kami masing-masing pada umur sekarang ini. Bagaimana berjuang “hidup” setelah kuliah. Suka-duka yang diderita. Kami mengingat kawan-kawan “senasib” dan kekhasan masing2. Hampir semua teman-teman Tambang diingat dan alamat kontak serta kiprah selama ini. Dari pertemuan itu, aku dapat kontak Hawing, Yudi, Ali Mahir.

Nama lain yang kami sebutkan, antara lain: Yoyok, Irfan, Joko, Adrianto, Hawing dan Fadillah, antara lain kawan-kawan yang kami sebutkan. Nama ini yang sering jumpa atau kumpul pada waktu kuliah. Mulai ketika tinggal di Gowok, pindah ke Delima, setelah itu ke Yadara. Di tempat terakhir ini, cukup lama bersama. Pada waktu ujian atau mengerjakan tugas-tugas menjelang akhir, di tempat ini hal-hal itu diselesaikan. Restauran yang sering dikunjungi yaitu RM Padang Arau di depan Hotel Ambarukmo; murah tetapi enak, tidak lupa kami singgung.

Memang aku tidak tidak tinggal (kost) di tempat itu. Ak tinggal di Kompleks Batan, kemudian pindah ke Student Centre, Samirono Baru. Tetapi tempat yang disebutkan di atas, adalah tempat ngobrol dan kongkouw. Memang begitulah persahabatan. Teman-teman lain menyusul jumpa. (***)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: