Paskah Senior Members GMKI

Jakarta – Para senior member GMKI merayakan Paskah tahun 2010 di Hotel Grand Kemang, Jakarta. Setelah sekian lama “meninggalkan” GMKI–selesai kuliah, berkiprah di berbagai profesi dan aktivitas, bahkan sebagain sudah pensiun–ada kerinduan untuk tetap melanjutkan “persekutuan” (kebersamaan) yang sudah dibina ketika masih GMKI.
Para senior members yang hadir berjumlah 125 orang lintas cabang, sebagian besar adalah angkatan 50, 60 dan sedikit 70 dan 80-an. Disitu hadir antara lain Pdt. Dr. SAE Nababan (pengkhotbah) dan Pdt. Dr. Natan Setiabudi (liturgis), Dr. Peter Sumbung, Ibu Tamaela (mantan Ketum GMKI ke-3) dari periode kepengurusan, Binsar Sianipar (Ketua Umum), Natigor Siagian (Ketua Umum 2 periode), Shirato Syafei (Ketua Umum), disamping itu, juga hadir PP GMKI periode sekarang.

Pada sambutan panitia yang diwakili Dr. Peter Sumbung, yang sekaligus penggagas pertemuan itu bersama senior lain, bahwa dibutuhkan sarana yang mempertemukan para senior yang dulu betul-betul aktif GMKI. Memang dalam AD ART GMKI disebutkan adanya senior friends (SF) dan senior members (SM). SF menunjuk kepada “simpatisan” terhadap GMKI, sedangkan SM, adalah senior yang aktif. Rasa kecintaan kepada GMKI sampai sekarang tentunya lebih “kental” kepada SM. Tetapi agar tidak terlalu sulit menyebutkan, dan sudah umum diketahui para senior ini disebut “alumni”, katanya.

Pertemuan seperti ini adalah forum silaturahmi atau jaringan sosial. Jika ada yang sakit, dibesuk, didoakan. Intinya saling menguatkan dan mendoakan, setelah tidak lagi di GMKI. Persahabatan dan kebersamaan yang sudah dibina semasa di GMKI tetap dipelihara.

Agak berbeda dengan harapan PP GMKI. Dalam sambutan yang disampaikan Ketua Umum, ada kerinduan civitas GMKI sekarang ini, sebagaimana diputuskan dalam Kongres, untuk membentuk Forum Senior. Sudah lama gagasan digulirkan, tetapi belum mendapat respon yang memadai, sebagaimana tercermin dalam sambutan Dr. Peter.

Pertemuan seperti ini, juga dilaksanakan pada bulan Februari yang lalu. Hadir adalah senior angkatan 70 dan 80-an. Disamping itu, beberapa cabang (internal) juga intensif melaksanakan pertemuan, yaitu cabang Medan dan Makassar. Memang sulit melaksanakan pertemuan yang dihadiri seluruh senior setiap angkatan dan lintas cabang. Disamping “hot-issues” masing-masing angkatan berbeda, juga joke, lagu, dan cerita tidak sama. Tidak bisa dinikmati semua, dan suasananya jadi kaku. Disamping membutuhkan waktu lama.

Pertemuan sosial seperti ini memang dibutuhkan, tetapi biasanya tidak bisa berlangsung lama. Karena bosan ataupun jenuh, dan tidak ada hal “baru”, selain cerita kenangan masa lalu, dan juga biayanya tidak sedikit. Bila tidak dikelola dengan baik, misalkan memanfaatkan momentum, pertemuan berikutnya jumlah yang datang akan berkurang.

Bagi yang muda, nilai yang diambil dari pertemuan seperti ini adalah kebersamaan yang sudah dibangun, tidak mudah lepas, apapun kondisinya. Karena itu bina terus persahabatan. (***)

    • Liza
    • June 4th, 2010

    Bagaimana kalau dibangun Senior Centre? Kegiatannya aneka macam….ada banyak sel grup aneka bidang sesuai minat.Barangkali bisa lebih merekatkan relasi dan bisa bersinergi melakukan tanggungjawab sosial kita.

    • Liza, thanks comments. Ak setuju dengan komentar itu. Mestinya pada senior ini membagi info, pengalaman bahkan mungkin peluang yang dapat dikembangkan bersama.

      Dan karena minat dan expertize beragam, bagus juga bila dikembangkan dalama bentuk cluster. Itu yang saya harapkan dari pertemuan di UKI beberapa waktu lalu. Tolong disosialisasikan lagi gagasan tersebut.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: